Ujian Komprehensif Tertulis
atau jawabannya bisa chat 087862781863
| ||||
|
No |
Tugas Tutorial |
Skor Maksimal |
|
|
PT Subur Maju
adalah perusahaan manufaktur makanan dan minuman yang sedang berkembang pesat
di Indonesia. Perusahaan memiliki lini bisnis utama berupa produksi susu UHT,
makanan ringan, serta ekspansi ke bidang teknologi berbasis AI untuk
pengelolaan rantai pasok. Dalam perjalanannya, PT Subur Maju
menghadapi berbagai tantangan akuntansi dan perpajakan, baik di level transaksi domestik
maupun internasional, hingga audit laporan keuangan konsolidasi. Bagian 1 – Transaksi Perpajakan Pada November
2025, PT Subur Maju melakukan berbagai transaksi pembelian dan penjualan,
baik dalam negeri maupun luar negeri. Transaksi tersebut melibatkan PPN
masukan dan keluaran, jasa dari luar negeri,
penyerahan barang ke cabang dan
pihak ketiga, serta
pembebanan biaya operasional. Perusahaan harus menganalisis PPN
Masukan, PPN Keluaran, serta menentukan apakah terjadi kurang atau lebih bayar pajak. Bagian 2 – Manajemen Persediaan Selain itu, PT
Subur Maju juga mengelola persediaan makanan ringan yang memiliki masa
kedaluwarsa singkat. Untuk meminimalkan risiko kadaluarsa, perusahaan menerapkan metode FIFO
perpetual. Selama Mei 2025,
terjadi serangkaian transaksi pembelian, retur, diskon, penjualan, serta
adanya barang rusak. Dari data ini, perusahaan perlu menghitung harga pokok
penjualan, laba kotor, serta membuat jurnal akuntansi yang sesuai. Bagian 3 – Tantangan Audit
Multinasional Seiring dengan ekspansinya ke sektor teknologi, PT Subur Maju kini
berkembang menjadi perusahaan multinasional dengan anak usaha di luar
negeri. Pertumbuhan bisnis membawa tantangan audit yang kompleks, mulai dari
pengakuan pendapatan kontrak jangka panjang, valuasi aset tak berwujud
(paten AI), selisih persediaan global, hingga sengketa perpajakan lintas negara. Di sisi lain, terdapat potensi konflik |
|
|
|
independensi auditor karena
keterlibatan KAP dalam jasa
non-audit |
|
|
|
sebelumnya. Auditor eksternal harus merancang prosedur audit, menilai |
|
|
|
risiko salah saji material, menguji kepatuhan pajak, dan akhirnya |
|
|
|
menentukan opini
audit yang tepat. |
|
|
|
Berdasarkan latar belakang PT Subur Maju di atas, jawablah |
|
|
|
pertanyaan-pertanyaan berikut
dengan komprehensif: |
|
|
1 |
PT Subur Maju
memiliki daftar pembelian dan penjualan selama
Bulan |
|
|
|
November 2025 sebagai berikut: |
|
|
|
Daftar Pembelian: |
|
|
|
1. Membeli dari vendor dalam negeri bahan baku berupa tepung |
|
|
|
sebanyak 50 kg dengan
harga jual Rp15.000.000. Harga jual ini sudah |
|
|
|
termasuk PPN nya. |
|
|
|
2. Membeli dari vendor luar negeri bahan baku biji coklat sebanyak 10 |
|
|
|
kwintal dengan Nilai
Impor Rp85.000.000. |
|
|
|
3. Menggunakan jasa teknologi untuk penerapan language model dalam |
|
|
|
pengelolaan persediaan dari Avy B.V. yang merupakan vendor luar |
|
|
|
negeri dengan nilai
kontrak Rp250.000.000. |
|
|
|
4. Jasa katering untuk seluruh karyawan adalah sebesar
Rp65.000.000. |
|
|
|
Vendor merupakan perusahaan dalam negeri. |
|
|
|
5. Perawatan di bengkel untuk
tiga sedan yang digunakan sebagai |
|
|
|
kendaraan operasional Direktur PT Subur Maju tercatat sebesar |
|
|
|
Rp5.000.000 per
mobil. |
|
|
|
Daftar Penjualan: |
|
|
|
1. Susu kotak UHT sebagai
hasil produksi PT Subur Maju dibagikan |
|
|
|
kepada semua
karyawan tanpa terkecuali. Harga jual susu kotak UHT |
|
|
|
adalah Rp120.000.000
dengan laba kotor Rp40.000.000. |
|
|
|
2. Menjual ke distributor Vietnam sebagian hasil produksi. Harga jual |
|
|
|
sebesar Rp100.000.000. |
|
|
|
3. Menjual ke distributor dalam
negeri senilai Rp500.000.000. Bea |
|
|
|
Masuk yang ditetapkan sebesar 10%. |
|
|
|
4. Menyerahkan hasil
produksi ke cabang
di Surabaya dengan
Harga Jual |
|
|
|
Rp90.000.000 |
|
|
|
5. Menyerahkan hasil produksi dengan
kontrak konsinyasi ke Toko |
|
|
|
Swalayan Gerak Jaya
dengan Harga Jual
senilai Rp115.000.000 |
|
|
|
Berdasarkan informasi tersebut di atas,
hitunglah: a. Pajak Keluaran beserta analisisnya b.
Pajak Masukan beserta analisisnya c. Pajak Kurang atau Lebih Bayar |
10 10 10 |
|
2. |
PT. Subur
Maju menjual makanan ringan ke ritel
modern. Karena produk memiliki masa kedaluwarsa,
perusahaan menerapkan FIFO agar batch lama terjual lebih dulu dan
meminimalkan risiko kadaluarsa. Harga beli bahan jadi dari pabrik
berubah-ubah karena biaya bahan baku dan kurs, sementara penjualan
berlangsung setiap pekan. |
|
|
|
Data Transaksi (Mei)
Persediaan awal (1 Mei) |
|
|
· Persediaan Awal:
1.000 unit @ Rp2.000 |
|
|
|
Pembelian |
|
|
|
·
5 Mei: 2.500 unit @ Rp2.100 ·
12 Mei: retur
pembelian 100 unit (dari
pembelian 5 Mei) ·
14 Mei:
diskon pembelian 2% ·
20 Mei: 3.000 unit @ Rp2.200 |
|
|
|
Penjualan |
|
|
|
· 10 Mei: jual 2.200 unit @ Rp3.500 · 17 Mei:
retur penjualan 50 unit (barang baik, kembali ke persediaan) ·
25 Mei:
jual 1.800 unit @ Rp3.600 · 31 Mei: jual 1.200 unit @ Rp3.700 |
|
|
|
Susut/Rusak (31 Mei) |
|
|
|
· Terdapat 40 unit rusak
(write-off). |
|
|
|
*Semua pembelian dan penjualan secara
tunai |
|
|
|
Pertanyaan
: |
|
|
|
A. Gunakan metode
FIFO perpetual untuk menentukan: -
Harga pokok penjualan (HPP) untuk setiap transaksi penjualan -
Nilai retur penjualan -
Biaya barang
rusak (write-off) - Laba Kotor B. Buatlah jurnal
terkait dengan transaksi diatas! |
20 10 |
|
|
3. |
Tantangan Pengakuan
Pendapatan, Persediaan Global, Pajak Badan,
Independensi Auditor, dan
Liabilitas Kontinjensi dalam Perusahaan Manufaktur dan
Teknologi PT Subur Maju
adalah perusahaan multinasional asal Indonesia yang bergerak di bidang manufaktur perangkat keras, pengembangan perangkat lunak, layanan cloud computing, serta produksi chip
berbasis kecerdasan buatan (AI). Perusahaan ini memiliki kantor pusat di
Jakarta dan anak usaha di Singapura, Jerman, dan Korea Selatan. Selama tahun
2024, PT Subur Maju melaporkan pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar
37,86%, yang sebagian besar didorong oleh kontrak jangka panjang dengan klien
Eropa dan permintaan global atas chip AI. Namun, ekspansi besar-besaran ini menimbulkan berbagai tantangan audit
yang kompleks, termasuk perbedaan regulasi lintas
negara, pengakuan |
|
|
|
pendapatan
variabel, pengendalian internal atas persediaan global, pengelolaan pajak
badan multinasional, serta
potensi konflik kepentingan auditor. Tantangan dalam
Audit PT Subur
Maju Adalah sebagai berikut: ▪ Pengakuan Pendapatan PT Subur
Maju menggunakan metode
pengakuan pendapatan berdasarkan kontrak jangka panjang
(long-term contract) dengan nilai total Rp14,85 triliun, termasuk kontrak
berbasis output penggunaan cloud services. Beberapa kontrak mencakup klausul
diskon progresif jika volume pemakaian melebihi target tertentu, yang dapat
memengaruhi konsistensi pengakuan pendapatan sesuai PSAK 72 (Revenue from
Contracts with Customers). Auditor harus
menilai apakah pencatatan telah sesuai prinsip pengakuan bertahap (percentage
of completion). ▪ Valuasi Aset
Tak Berwujud Perusahaan memiliki portofolio paten, merek
dagang, dan pengembangan teknologi AI dengan nilai
tercatat sebesar Rp93,5 triliun. Namun, beberapa paten menghadapi gugatan
hukum internasional terkait pelanggaran hak cipta. Auditor harus menilai
apakah terdapat indikasi penurunan nilai (impairment) yang perlu diakui
sesuai PSAK 48. ▪ Persediaan Global Persediaan PT
Subur Maju tercatat sebesar Rp37,28 triliun, terdiri dari bahan baku (Rp11,2
triliun), barang dalam proses (Rp8,7 triliun), dan barang jadi (Rp17,38
triliun) yang tersebar di gudang Indonesia, Jerman, dan Korea. Saat dilakukan
stock opname, ditemukan perbedaan sebesar Rp1,24 triliun antara catatan
pembukuan dengan hasil fisik, termasuk adanya barang obsolete (usang) senilai
Rp635 miliar yang belum dilakukan penurunan nilai (write-down). Hal ini
menimbulkan risiko signifikan salah saji material. ▪ Pajak Badan PT Subur Maju
menghadapi kompleksitas pajak lintas negara. Beban pajak badan yang
dilaporkan tahun 2024 adalah Rp8,56 triliun, termasuk pajak tangguhan sebesar
Rp2,1 triliun. Namun, otoritas pajak Jerman tengah menyelidiki transaksi
transfer pricing senilai Rp4,35 triliun, yang dapat menimbulkan tambahan
kewajiban pajak sekitar Rp1,5 triliun. Auditor harus menilai kecukupan cadangan pajak tangguhan (deferred tax
liabilities) serta keterbukaan pengungkapan dalam laporan keuangan. ▪ Independensi Auditor PT Subur Maju menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) GlobalTrust
sebagai auditor eksternal. Namun, KAP ini pernah memberikan jasa |
|
|
|
konsultasi sistem
ERP berbasis AI kepada PT Subur Maju pada tahun 2023 dengan nilai kontrak Rp425 miliar. Kondisi ini menimbulkan potensi konflik kepentingan dan ancaman
independensi auditor, yang bertentangan dengan Kode Etik IESBA serta regulasi
OJK. ▪ Potensi Liabilitas Kontinjensi Selain gugatan hak cipta atas
paten AI, PT Subur Maju
juga menghadapi: Tuntutan
dari Komisi Eropa terkait dugaan praktik monopoli layanan cloud senilai Rp5,2
triliun. Gugatan di Pengadilan Singapura atas penggunaan data
pelanggan tanpa izin
dengan potensi denda
Rp1,8 triliun. Laporan Keuangan Konsolidasi PT Subur
Maju per 31 Desember 2024 ▪ Aktiva Lancar:
Rp48,65 triliun ▪ Persediaan: Rp37,28
triliun ▪ Aset Tak Berwujud (Paten
& Teknologi AI):
Rp93,5 triliun ▪ Properti, Pabrik,
dan Peralatan (Netto): Rp45,32 triliun ▪ Utang Jangka
Pendek: Rp29,7 triliun ▪ Utang Jangka
Panjang: Rp72,85 triliun ▪ Total Ekuitas: Rp82,2 triliun Pertanyaan! a.
KAP Rudi, Sukarma dan Rekan telah menyelesaikan audit atas laporan keuangan PT Subur Maju untuk tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2024. Sebagai auditor independen, buatlah contoh
laporan auditor independen berdasarkan hasil audit tersebut! b.
Sebagai auditor independen, Anda bertanggung jawab
mengumpulkan bukti audit yang cukup dan tepat. Jelaskan jenis-jenis bukti audit
yang relevan dalam audit PT Subur Maju dan bagaimana bukti tersebut
didokumentasikan dalam kertas kerja audit! c.
Berdasarkan kasus persediaan global, uraikan
secara rinci prosedur audit persediaan (perhitungan fisik, cut-off, penilaian
NRV, write down) yang harus dilakukan auditor untuk memastikan kewajaran
saldo persediaan! d.
Berdasarkan kasus pajak
badan, apa saja
risiko salah saji
material yang mungkin
timbul, dan bagaimana auditor harus mengujinya, baik melalui pengujian
substantif maupun prosedur analitis? e.
Jelaskan secara kritis bagaimana auditor harus
menangani isu independensi akibat adanya
jasa non-audit yang
diberikan sebelumnya oleh
GlobalTrust kepada PT Subur Maju, sesuai standar profesional auditor! |
10 10 5 5 5 |
|
|
f.
Jika auditor menemukan adanya perbedaan signifikan dalam pengakuan
pendapatan, selisih persediaan yang besar, ketidakpastian pajak badan,
serta potensi konflik
kepentingan auditor, menurut
Anda jenis opini audit apa yang paling tepat diberikan kepada PT Subur
Maju? Jelaskan alas an dengan merujuk pada Standar Audit (SA 705/ISA 705)
tentang Modifikasi Opini. |
5 |
Komentar
Posting Komentar